Purwojati Terima Alat Resusitasi Canggih dari Kemenkes RI Melalui Program SOPHI
Purwojati Terima Alat Resusitasi Canggih dari Kemenkes RI Melalui Program SOPHI

Purwojati Terima Alat Resusitasi Canggih dari Kemenkes RI Melalui Program SOPHI

Senin, 22 Juni 2026 · Dibaca 257 kali

Puskesmas Purwojati Terima Alat Resusitasi Canggih dari Kemenkes RI Melalui Program SOPHI

Fasilitas Pelayanan Primer • Kabupaten Banyumas

Kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Purwojati kini melompat lebih tinggi. Langkah nyata ini ditandai dengan diterimanya pendistribusian dua alat kesehatan krusial, yaitu Laryngoscope Neonatus dan Infant T-Piece Resucitator, langsung dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bantuan medis strategis ini disalurkan melalui program SOPHI (Strengthening Of Primary Healthcare In Indonesia). Program berskala nasional yang didukung oleh Bank Dunia (World Bank) ini dirancang khusus untuk memperkuat pilar transformasi layanan primer di seluruh pelosok Indonesia, memastikan fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki standar perlengkapan yang mumpuni.

Fokus Utama: Menekan Angka Kematian Bayi Baru Lahir

Kehadiran kedua alat canggih ini menjadi garda terdepan dalam penanganan kegawatdaruratan pada bayi baru lahir (neonatus) yang mengalami asfiksia atau gagal napas di Kecamatan Purwojati. Berikut adalah fungsi vital dari masing-masing alat:

1. Infant T-Piece Resucitator

Alat ini berfungsi memberikan bantuan napas buatan yang sangat aman, konsisten, dan terkontrol bagi bayi baru lahir. Berbeda dengan pompa manual konvensional, teknologi T-Piece meminimalkan risiko trauma paru-paru (barotrauma) pada jaringan pernapasan bayi yang masih sangat rentan.

2. Laryngoscope Neonatus

Merupakan alat bantu visual spesialisasi ukuran bayi yang digunakan oleh dokter atau bidan terlatih. Alat ini mempermudah visualisasi jalan napas secara presisi saat melakukan tindakan intubasi atau pembebasan sumbatan pernapasan dalam hitungan detik yang krusial.

"Dengan adanya Infant T-Piece Resucitator dan Laryngoscope Neonatus dari program SOPHI ini, tim medis kami memiliki kesiapan yang jauh lebih tinggi untuk melakukan tindakan penyelamatan pertama pada bayi baru lahir. Ini adalah standar emas dalam dunia medis medis internasional," ungkap pihak manajemen Puskesmas Purwojati.

SDM Siap Pakai dan Layanan Optimal

Pihak Puskesmas Purwojati menegaskan bahwa modernisasi alat kesehatan ini diimbangi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Seluruh jajaran tenaga kesehatan, mulai dari dokter umum hingga bidan, telah dibekali pelatihan intensif dan penyegaran keahlian (up-skilling) berkala mengenai teknik resusitasi neonatus menggunakan perangkat baru ini.

Melalui dukungan penuh dari Kemenkes RI dan program SOPHI, masyarakat di wilayah Purwojati kini dapat mengakses layanan persalinan yang jauh lebih aman, modern, dan berkualitas tinggi tanpa harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit pusat perkotaan dalam kondisi darurat.

 

Tag terkait: Purwojati Kabupaten Banyumas Kemenkes SOPHI Berita Banyumas

Aksesibilitas